• Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 17,5
  • 0411556449 WA 081141700766
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
    • Video BRMP Sulsel
      • Profil BRMP Sulsel
      • Layanan BRMP Sulsel
      • Bahasa Isyarat Indonesia
  • Informasi Publik
    • Pengumuman
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Portal PPID
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Perjanjian Kinerja
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
    • Indeks Kepuasan Masyarakat
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Warta
    • jurnal
    • Leaflet / Brosur
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
79 dilihat       30 April 2026

Percepatan Tanam Serempak di lokasi OPLAH dan Cetak Sawah Rakyat 50.000 Hektar, Kabupaten Barru

Kegiatan Percepatan Tanam Serempak seluas 50.000 hektar yang dilaksanakan secara nasional pada Kamis, 30 April 2026 menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan produksi pangan di Indonesia. Program yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian ini merupakan bagian dari upaya percepatan musim tanam melalui gerakan nasional yang dilakukan secara serentak di berbagai provinsi. Selain untuk meningkatkan luas tambah tanam, program ini juga bertujuan menjaga stabilitas pasokan beras, mengantisipasi potensi krisis pangan, serta memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan pertanian yang ada.

‎‎Di Kabupaten Barru, kegiatan ini dipusatkan pada lokasi OPLAH (Optimalisasi Lahan) dan Cetak Sawah Rakyat dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Barru, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Tenaga Ahli Menteri Bidang Lingkungan Pertanian Prof. Yusran, Tenaga Ahli Menteri Bidang Standarisasi dan Program Strategis Kementerian Pertanian Dr. Haris Bahrun, Staf Khusus Menteri Bidang Percepatan Produksi Pertanian Prof. Arsyad, BRMP Sulawesi Selatan Repelita Kallo, S.TP., M.Si., Polbangtan Gowa, Kapolres Barru, DPRD Barru, serta Ketua KTNA Kabupaten Barru.

‎Dalam kegiatan tersebut, kepala Dinas Pertanian Barru mengucapkan terima kasih atas dukungan kementan berupa bantuan benih unggul varietas Inpari dan Super Genjah varietas Cakrabuana yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi. Pemilihan varietas ini dinilai tepat karena memiliki potensi hasil tinggi serta umur panen yang relatif singkat, sehingga dapat mendorong percepatan tanam dan panen secara berkelanjutan di wilayah tersebut.

‎‎Dr. Haris Bahrun menyampaikan bahwa Kabupaten Barru menjadi salah satu daerah yang terpilih dalam pelaksanaan tanam serentak nasional seluas 50.000 hektar. Ia juga menambahkan bahwa produktivitas padi di Kabupaten Barru tergolong tinggi, yakni mencapai 6–7 ton per hektar, sehingga memiliki peran penting dalam mendukung target produksi nasional.

‎‎Sementara itu, Bupati Barru menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendorong peningkatan hasil pertanian dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mengungkapkan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru telah mencapai 5,16 persen, melampaui rata-rata nasional. Program luas tambah tanam dari Kementerian Pertanian dinilai menjadi faktor kunci dalam peningkatan intensitas panen dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun. Bupati juga menekankan pentingnya pelibatan tenaga ahli dan profesional di bidangnya guna memastikan keberhasilan program percepatan produksi pertanian di masa mendatang.

(MSF) 

Prev Next

- BRMP Sulsel


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Kepala BRMP Sulsel Cek Kesiapan Lahan dan Komitmen Petani Pada Program PM-AAS kec. Kahu, kab. Bone
    30 Apr 2026 - By BRMP Sulsel
  • Thumb
    Mahasiswa Magang Dapat Pembekalan Public Speaking di Ruang Baca Perpustakaan BRMP Sulsel
    29 Apr 2026 - By BRMP Sulsel
  • Thumb
    Kabupaten Maros Terapkan PM-AAS Perdana Demi Capai Target Produktifitas
    27 Apr 2026 - By BRMP Sulsel
  • Thumb
    Transformasi Pertanian Nasional Kementan Inisiasi PM-AAS 100 Hektar di Sidrap
    26 Apr 2026 - By BRMP Sulsel

tags

agromodern barru brmpsulsel

Akreditasi Sertifikasi :

Kontak

0411556449 WA 081141700766

[email protected]

Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 17,5
Kel. Pai, Kec. Biringkanaya
Makassar - Sulawesi Selatan
Indonesia 90242

https://sulsel.brmp.pertanian.go.id

WA 081141700766

© 2025 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Selatan. All Right Reserved